SEO Meta Code

Loading...

Minggu, 01 November 2009

Anggota Dewan Kunjungi WISATA KULINER BEKASI di malam hari


Bekasi, kelanakuliner.com dan wisatakulinerbekasi.com
Baru-baru ini beberapa pekan setelah pelantikan beberapa anggota dewan kota Bekasi periode 2009-2014 mengadakan kunjungan ke Wisata Kuliner Bekasi yang dimotori oleh datangnya Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad di lokasi. Anggota dewan yang kebanyakan adalah dari fraksi PDIP itu memang sengaja melakukan kunjungan dalam rangka pertemuan tidak resmi di lingkungan internal partai dimana walikota juga sebagai Ketua DPC PDIP Kota Bekasi. Tampak hadir dalam pertemuan pada malam Minggu sepekan lalu itu dari anggota dewan PDIP adalah Enie Widhiastuti, Sudirman, Amin Imanuddin dan Winoto, SH dari Hanura. Sepertinya mereka bergembira dan memanfaatkan tempat tersebut sebagai rendezvous para legislator di Kota Bekasi.
READ MORE - Anggota Dewan Kunjungi WISATA KULINER BEKASI di malam hari
READ MORE - Anggota Dewan Kunjungi WISATA KULINER BEKASI di malam hari
READ MORE - Anggota Dewan Kunjungi WISATA KULINER BEKASI di malam hari

Senin, 22 Juni 2009

PRITA DAN KAMPANYE PILPRES


Indonesia - dobeldobel.com
Prita
Mulyasari sempat ditahan selama tiga minggu di lembaga pemasyarakatan Tangerang. Pasalnya dia dikenai pasal berlapis. Baik yang ada di dalam KUHAP maupun yang di UU 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Intinya pencemaran nama baik lewat penyebaran info lewat email. Lalu protes terhadap penahanan itu muncul dimana-mana. Mulai dari kalangan pers, pejuang HAM sampai Presiden SBY, Wapres Jusuf Kala, dan mantan Presiden Megawati semua bersemangat memerjuangkan Prita. Kalau SBY meminta ada perlakuan hukum yang adil sementara YK dan Megawati meminta pembebasan dengan langsung mengunjungi Prita.

Mengapa Prita menjadi magnet kampanye pilpres? Ya karena momentnya sangat menguntungkan. Di samping menyangkut masalah ketidakadilan perlakuan hukum juga karena perbincangan tentang kasusnya sudah sangat meluas. Karena itu setiap capres berlomba mengambil hati rakyat. Pertanyaannya adalah apa dan bagaimana yang akan dilakukan para pilpres ketika tahu bahwa sebenarnya kasus Prita hanyalah salah satu fenomena saja. Sudah bukan rahasia umum, masih banyak kasus yang lain termasuk pencopet-pencuri kelas asongan yang dihukum lebih berat ketimbang koruptor kakap. Lalu ikhlaskah mereka berperilaku seperti itu layaknya sebagai hero? Akan masih vokalkah kalau mereka terpilih dan tidak terpilih memerjuangkan rakyat yang diperlakukan tidak adil? Ataukah hanya bersifat sementara ketika ada kepentingan untuk dirinya saja?

Ketika kepentingan diri seseorang menjadi panglima sejati dalam setiap nafas kehidupannya maka jangan heran akan terabaikannya keihlasan sejati. Kalau sudah seperti itu maka setiap saat dia berbuat maka segala jalan dia tempuh. Yang utama kepentingannya tercapai. Kalau perlu mengeksploitasi fenomena tertentu. Misalnya mengaitkan fenomena Prita dengan kacaunya sistem ekonomi tertentu, dengan tidak becusnya pemerintah melindungi warganya, dengan tidak layaknya suatu undang-undang, dsb. Apakah itu pandangan yang proporsional? Memang kampanye itu sebenarnya menjual citra. Namun seharusnya makna yang paling penting dari kampanye adalah sampaikan setiap ucapan dan tindakan sebagai syiar kebajikan dan kebijakan hakiki. Berperilaku tuluslah dan berpikir positif. Bukan untuk berpamer ria. Insya Allah para capres yang bertindak membantu Prita dengan ikhlas itu bakal menuai simpati rakyat. Allah maha tahu dan maha bijaksana. Amiiin.

Oleh: sjafri mangkuprawira | Juni 4, 2009

READ MORE - PRITA DAN KAMPANYE PILPRES
READ MORE - PRITA DAN KAMPANYE PILPRES
READ MORE - PRITA DAN KAMPANYE PILPRES

Minggu, 21 Juni 2009

Isu Pertanian Jangan Cuma Jadi Wacana Kampanye Pilpres


Minggu, 21/06/2009 15:30 WIB
Herdaru Purnomo - detikFinance

Jakarta
- Visi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang menekankan sektor perekonomian dituntut harus lebih ebih konkrit dan mendalam. Hal tersebut dinilai penting karena fakta sejarah menunjukkan isu pertanian mencuat 5 tahun sekali hanya saat menjelang Pilpres saja.

Chairman Advocation Center for Indonesian Farmer sekaligus Mantan Deputi Menteri Koperasi UKM, Sutrisno Iwantono mengatakan, Capres/Cawapres perlu menyampaikan target angka-angka yang terukur misalnya sampai akhir pemerintahan 5 tahun kedepan sudah berapa jaringan irigasi yang terbangun, berapa panjang jalan yang selesai, berapa kredit yang harus tersalurkan, berapa besar produksi beras akan dicapai dan seterusnya.

"Dengan demikian Capres/Cawapres yang nantinya terpilih ada tolok ukur dimana rakyat dapat menagih janji," jelasnya dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Minggu (21/06/2009).

Sutrisno menegaskan bahwa sektor pertanian sangat penting dalam perokonomian kita.

"Sektor pertanian memberikan kontribusi terhadap produksi nasional, saat ini kontribusi sector pertanian terhadap GDP mencapai kurang lebih 14%. Dengan demikian pertumbuhan ekonomi juga bersumber dari pertumbuhan sektor pertanian," tuturnya.

Selain itu, lanjut Sutrisno, sektor pertanian cukup menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Sebagian besar masyarakat kita berstatus petani yaitu mencapai 45% dari total populasi. "Mereka ini mendapatkan pekerjaan dan penghasilan dari sektor pertanian," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan jumlah populasi sebesar 45% maka sektor pertanian merupakan pasar utama bagi hasil produksi nasional, tanpa populasi itu tidak ada yang akan membeli hasil produksi nasional.

"Disamping itu sektor pertanian juga menyediakan devisa bagi Negara, baik secara langsung yaitu melalui ekspor, ataupun penghematan devisa dengan jalan swasembada, sehingga devisa tidak dibelanjakan di luar negeri," sambungnya.

Dari hal tersebut Sutrisno menekankan perlunya beberapa kebijakan menyangkut sektor pertanian yang nantinya harus dipertimbangkan kepada setiap capres dan cawapres terpilih.

"Pertama adalah perlunya adanya kebijakan Negara (pemerintah beserta lembaga Negara yang lain) kepada sektor pertanian, sehingga pembangunan pertanian perlu mendapat prioritas yang lebih tinggi, baik dalam kebijakkan fiscal dan moneter, serta dalam penyusunan peraturan perundangan yang lebih berpihak pada pembangunan pertanian dan kesejahteraan petani," paparnya.

Selain itu, diperlukan adanya kebijakkan yang kongkrit pembangunan infrastruktur penunjang pertanian, misalnya ada target pembangunan irigasi untuk sekian juta Ha dan pembangunan jalan pedesaan sepanjang sekitar ratus ribu km untuk masa waktu 2 atau 3 tahun mendatang.

"Ditambah dengan perlu adanya Bank khusus untuk petani atau Bank Pembangunan Pertanian. Dengan system perbankan sekarang ini akan sangat sulit bagi petani untuk mengakses sumber-sumber pembiayaan formal. Disamping itu juga ditunjang dengan adanya lembaga penjaminan kredit bagi petani dan usaha rakyat lainnya, modal ventura yang berdiri di lokasi paling dekat dengan petani," tuturnya.

Saat ini, lanjut Sutrisno, terdapat sekitar 49,8 juta UKM merupakan 99,9% dari total unit usaha di Indonesia. 53% berada di sektor pertanian, namun portfolio kredit perbankan untuk pertanian hanya sekitar 5,5% dari total kredit ( itupun termasuk pertanian besar seperti kelapa sawit, kredit untuk petani kecil jauh lebih rendah lagi ). "Seharusnya mereka menawarkan program konkrit, misalnya portofolio kredit pertanian ditingkatkan dari 5,5% menjadi 15% dalam 2 tahun mendatang," tegasnya.

Sutrisno mengatakan, yang penting yakni adanya mekanisme perlindungan pasar domestik dan petani dari perdagangan internasional yang cenderung mematikan petani kecil akibat ideology perdagangan bebas yang cenderung lebih menguntungkan Negara maju.

"Posisi kita di WTO jangan terus-menerus didikte oleh Negara-negara maju, hindari membuka pasar domestik lebar-lebar untuk kepentingan asing," pungkasnya.

(dru/dro)
READ MORE - Isu Pertanian Jangan Cuma Jadi Wacana Kampanye Pilpres
READ MORE - Isu Pertanian Jangan Cuma Jadi Wacana Kampanye Pilpres
READ MORE - Isu Pertanian Jangan Cuma Jadi Wacana Kampanye Pilpres

Jumat, 22 Mei 2009

Kerjasama: ROKOK KEMASAN KAMPANYE PILPRES/PARTAI/PILKADA/CALEG


ROKOK KEMASAN KAMPANYE PILPRES/PARTAI/PILKADA/CALEG
(Gambar)
Harga:4500
Keterangan:TOOLS BARU dalam berpromosi untuk partai/pilkada/caleg :

ROKOK KRETEK ISI 12 BATANG dalam KEMASAN TWIN PACK yang desain gambarnya bisa disesuaikan dengan gambar PARTAI/PILKADA/CALEG.

Min. order : 1000 bungkus


Korespondensi Perusahaan
Nama: Tn. Danan [Direktur/CEO/Manajer Umum]
E-mail: Kirim Pesan
Pesan Instan
Y!: danan_vrl@yahoo.com Y!: danan_vrl
Nomer HP: +6281320631691
Nomer Telpon: +6281320631691
Nomer Faks: +62226016625
Alamat: Andir 89
Bandung, Jawa Barat
Indonesia
READ MORE - Kerjasama: ROKOK KEMASAN KAMPANYE PILPRES/PARTAI/PILKADA/CALEG
READ MORE - Kerjasama: ROKOK KEMASAN KAMPANYE PILPRES/PARTAI/PILKADA/CALEG
READ MORE - Kerjasama: ROKOK KEMASAN KAMPANYE PILPRES/PARTAI/PILKADA/CALEG

Sabtu, 25 April 2009

Bawaslu: Partai Besar Paling Banyak Lakukan Pelanggaran

Sumber: Republika Online
JAKARTA--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat hingga satu hari menjelang penutupan masa kampanya rapat umum, sejumlah partai besar tercatat paling banyak melakukan pelanggaran,baik administrasi maupun pidana pemilu.

Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini kepada pers , di Jakarta, Ahad, mengatakantiga partai besar yang paling banyak melakukan pelanggaran yakniberturut-turut Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Demokrat.

Data Bawaslu yang dipublikasikan Ahad, menunjukkan hingga Sabtu (4/4) Partai Golkar tercatat paling banyak melakukan pelanggaran selama kampanye.

Disebutkan, Partai Golkar melakukan 24 pelanggaran administrasi, 95 pelanggaran pidana pemilu, dan 39 pelanggaran lainnya, sehingga total 158 pelanggaran.

Selanjutnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tercatat melakukan 116 pelanggaran yang terdiri atas 29 pelanggaran administrasi, 48 pelanggaran pidana pemilu, dan 39 pelanggaran lainnya.

Dibawah PDIP, tercatat Partai Demokrat melakukan 115 pelanggaran yakni 21 pelanggaran administrasi, 51 pelanggaran pidana pemilu, dan 43 pelanggaran lainnya.

Kemudian, Bawaslu juga mencatat Partai Keadilan Sejahtera melakukan 96 pelanggaran selama kampanye rapat umum yakni 14 pelanggaran administrasi, 50 pelanggaran pidana pemilu, dan 32 pelanggaran lainnya.

Sementara partai-partai yang melakukan 50 atau lebih pelanggaran baik administrasi, pidana pemilu, dan pelanggaran lainnya yakni Partai Gerindra (89), Partai Hanura (50), Partai Kebangkitan Bangsa (89), Partai Persatuan pembangunan (69), Partai Damai sejahtera (55), Partai Bintang Reformasi (65), Partai Amanat Nasional (78), dan Partai Peduli Rakyat Nasional (64).

Sedangkan partai lainnya juga melakukan pelanggaran, namun jumlahnya tercatat dibawah 50 pelanggaran.

Data jumlah pelanggaran tersebut dihimpun dari data panitia pengawas pemilu (panwaslu) provinsi se- Indonesia.

Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini mengatakan sebagian besar pelanggaran yang dilakukan partai-partai tersebut telah diproses oleh panwaslu setempat.

Beberapa pelanggaran pidana pemilu tersebut telah diproses di Sentra Pelayanan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu) dan untuk pelanggaran administrasi telah diteruskan ke KPU setempat.

Penanganan pelanggaran

Menambahkan penjelasan Ketua Bawaslu, anggota Bawaslu Wahidah Suaib mengatakan pihaknya sedang menunggu laporan dari panwaslu setempat mengenai perkembangan penanganan kasus pelanggaran tersebut.

"Kalau proses pidana pemilu membutuhkan waktu 51 hari. Selain mengurus masalah pelanggaran ini, panwaslu juga harus mengawasi tahapan pemilu lainnya, sehingga kami belum menerima laporan sepenuhnya," katanya.

Yang dimaksud dengan pelanggaran administrasi pemilu yakni pejabat negara kampanye tanpa surat izin cuti, kampanye melebihi waktu yang telah ditetapkan, kampanye lintas daerah pemilihan, perubahan jenis, waktu, bentuk, dan juru kampanye tanpa pemberitahuan kepada KPU dan panwaslu.

Selain itu , pelanggaran administrasi lainnya yakni konvoi tanpa memberi tahu pihak kepolisian, tidak melaporkan tempat dan jumlah peserta kampanye pada kepolisian, dan penggunaan atribut partai oleh pegawai negeri sipil.

Pelanggaran tindak pidana pemilu seperti pelibatan anak-anak, parpol atau caleg melakukan kampanye di luar jadwal, perusakan atau penghilangan alat peraga kampanye, penggunaan fasilitas negara, penghinaan pada peserta kampanye lainnya, dan pelanggaran aturan materi kampanye.

Selain itu, pelibatan pejabat negara/daerah/TNI/ perangkat desa, politik uang, pejabat memobilisasi PNS, membawa atau menggunakan tanda gambar atau atribut lain selain tanda gambar atau partai yang bersangkutan.

Sementara, pelanggaran lain yang dimaksud yakni pelanggaran lalu lintas dan tidak melaporkan pelaksanaan kampanye pada KPU setempat. ant/pur
READ MORE - Bawaslu: Partai Besar Paling Banyak Lakukan Pelanggaran
READ MORE - Bawaslu: Partai Besar Paling Banyak Lakukan Pelanggaran
READ MORE - Bawaslu: Partai Besar Paling Banyak Lakukan Pelanggaran

Rabu, 22 April 2009

Kampanye Pilpres Digelar di Gunungkidul

Yogyakarta (ANTARA News) - Kampanye tertutup Pemilu Presiden 2009 mulai digelar di beberapa tempat di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, dan sejumlah partai politik membentuk tim sukses bagi pemenangan pasangan capres-cawapres yang diusung.

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Gunungkidul Ratno Pintoyo mengatakan partainya menggelar pertemuan dengan sejumlah pengurus DPC parpol koalisi yang mengusung pasangan capres-cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto untuk memantapkan tim sukses yang telah dibentuk.

"Kami telah membentuk tim sukses pemenangan pemilu presiden, dan hari ini (Selasa, red) diadakan pertemuan lanjutan untuk melengkapi sekaligus memantapkan tim sukses dari parpol-parpol koalisi," katanya.

Ia mengatakan ketua tim sukses pemenangan pasangan capres-cawapres Mega-Prabowo dipilih dari PDIP. Sedangkan sekretaris dari pengurus Partai Gerindra.

"Kami tinggal memadukan dengan Partai Gerindra, dan tim sukses pemenangan Mega-Prabowo di Kabupaten Gunungkidul telah terbentuk," katanya.

Menurut dia, koordinasi dengan jajaran internal PDIP dan parpol koalisi yang mengusung Mega-Prabowo lebih dioptimalkan.

"Koalisi PDIP dan Gerindra di Gunungkidul diharapkan mampu membuahkan hasil seperti yang diharapkan, yakni mendulang suara yang banyak," katanya.

Apalagi, kata dia, PDIP merupakan parpol pengumpul suara terbanyak di Gunungkidul pada pemilu legislatif lalu, sedangkan Gerindra merupakan parpol baru yang mendapat simpati rakyat, sehingga diharapkan itu menjadi modal awal bagi kedua parpol ini.

Sementara itu, DPD Partai Golkar dan DPC Partai Hanura Gunungkidul telah lebih dulu membentuk tim sukses pemenangan pasangan JK-Win (Jusuf Kalla-Wiranto).

"Tim sukses sudah terbentuk, dan segera kami deklarasikan pada hari Minggu nanti. Alasan kami memilih hari itu, karena merujuk pada hari deklarasi pasangan JK-Wiranto di Tugu Proklamasi di Jakarta, beberapa waktu lalu," kata sekretaris tim sukses pemenangan pasangan JK-Win Gunungkidul, Mohamad Ridwan.

Sekretaris DPC Partai Hanura Gunungkidul ini mengatakan pihaknya juga akan menggunakan tempat bersejarah di Gunungkidul untuk acara deklarasi nanti. "Kami akan menggunakan tempat di salah satu tugu bersejarah di Gunungkidul," katanya.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai langkah strategis, sehingga diharapkan mampu meraih simpati masyarakat Gunungkidul.

"Hari ini (Selasa, red) kami akan melakukan koordinasi lagi, dan kami akan menyusun langkah-langkah strategis untuk kampanye rapat umum terbuka mendatang," katanya.

Sedangkan jajaran pengurus DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Gunungkidul belum melakukan pertemuan dengan pengurus Partai Demokrat setempat guna membahas kesiapan tim sukses pemenangan pasangan capres-cawapres SBY-Boediono.

"Kami belum bertemu dengan tim sukses dari Partai Demokrat, namun kemungkinan dalam waktu dekat pertemuan akan dilakukan," kata Sekretaris DPD PAN Kabupaten Gunungkidul Arif Setiadi.

Ia mengatakan kemungkinan pertemuan PAN dan Partai Demokrat Gunungkidul akan dilakukan pada Jumat (5/6). "Akan ada pembahasan lebih lanjut mengenai pembentukan tim sukses pada pertemuan itu," katanya.(*)

COPYRIGHT © ANTARA

READ MORE - Kampanye Pilpres Digelar di Gunungkidul
READ MORE - Kampanye Pilpres Digelar di Gunungkidul
READ MORE - Kampanye Pilpres Digelar di Gunungkidul

Jumat, 17 April 2009

Dokumentasi Foto Kampanye Pilgub PAN di Kota Bekasi

READ MORE - Dokumentasi Foto Kampanye Pilgub PAN di Kota Bekasi
READ MORE - Dokumentasi Foto Kampanye Pilgub PAN di Kota Bekasi
READ MORE - Dokumentasi Foto Kampanye Pilgub PAN di Kota Bekasi

Minggu, 05 April 2009

PROFIL PARTAI YANG TAK LOLOS SELEKSI PEMILU

Batas akhir penyerahan pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2009 adalah tanggal 12 Mei 2009 pukul 24.00 WIB lalu. Beberapa partai politik gagal dalam uji kualifikasi karena banyaknya sebab dan kendala. Pihak pers yang mencari keterangan mengenai profil partai politik yang gagal tersebut tak mendapat informasi apa-apa karena memang tak dikabarkan oleh KPU.

Berikut profil partai yang tak lolos Pemilu 2009:


PANTURANama Partai:
Pantura (Partai Tempat Usaha Rakyat [?])

Semboyan/Jargon:
Jalur Pantura Belok Kanan

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Berangkat dari kekhilafan pengurus partai yang mendaftarkan partainya ke KPU dan memberikan tanda penunjuk jalan Pantura (Pantai Utara) sebagai logo partai. Belakangan diketahui bahwa PANTURA singkatan dari Partai Tempat Usaha Rakyat dan logo yang didaftarkan salah. Kebetulan salah satu pengurus PANTURA adalah ketua RT di daerah Pantura (Pantai Utara), sewaktu mendaftarkan ke KPU terburu-buru dan logo yang didaftarkan malah tanda penunjuk jalan Pantura.


Nama Partai:
PKPP (Persatuan dan Kerukunan Pondok Pesantren)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Kesalahkaprahan dari beberapa Kyai di beberapa Pondok Pesantren daerah Jawa Timur mendaftarkan organisasi massanya ke KPU. Para Kyai ini berpikir bahwa dengan bentuk organisasi massa Persatuan dan Kerukunan Pondok Pesantren (PKPP) dapat menjadi salah satu kontestan partai politik. KPU langsung mencoretnya dari kepesertaan Pemilu 2009 karena PKPP bukan merupakan partai politik.


Nama Partai:
PPDI (Partai Pecinta Damai Indonesia)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang yang tidak menyukai kekerasan mendirikan partai ini. Namun karena kekurangan pendukung dan tidak adanya anggota di berbagai daerah di seluruh Indonesia yang bisa disebut partai, akhirnya KPU mencoret partai ini dari kepesertaannya di Pemilu 2009.


PPRTNama Partai:
PPRT (Partai Penggemar Roti Tawar)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang penggemar roti tawar mendirikan partai ini. Namun karena kurangnya wawasan berpolitik dan minimnya pengetahuan tentang berorganisasi (terutama organisasi politik), KPU mencoret partai ini dari kepesertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
TOKO GERINDA

Semboyan/Jargon:
Jual Perkakas dan Bahan Bangunan

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Seorang karyawan dari Toko Gerinda (diduga stres akibat pekerjaan), secara iseng mendaftarkan logo toko tempatnya bekerja pada KPU untuk mengikuti seleksi partai di Pemilu 2009. Setelah diteliti, tidak ada AD/ART dan berkas-berkas administratif yang lengkap selain logo toko. Karyawan tersebut telah diamankan oleh pihak yang berwajib. Setelah lewat berbagai pemeriksaan, karyawan yang bersangkutan akhirnya dikirimkan ke Rumah Sakit Jiwa.


Nama Partai:
BARBER (Partai Baris Berbaris)

Semboyan/Jargon:

-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok alumni paskibra membentuk Partai Baris Berbaris. Kedisiplinan yang diperoleh saat menjadi paskibra terbukti dari kelengkapan administratif dan berkas-berkas yang didaftarkan ke KPU. Namun karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia, partai ini dicoret dari keikutsertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
PMPI (Partai Maskapai Penerbangan Indonesia)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok pilot, pramugari dan praktisi penerbangan Indonesia membentuk partai bersama dengan harapan agar tidak ada lagi kecelakaan pesawat di Indonesia. Dalam pembentukannya, akibat kesibukan masing-masing pengurus, mereka tidak sempat membuat AD/ART yang baku. Ketika didaftarkan, KPU menilai administrasi dan berkas-berkasnya tidak lengkap, oleh karena itu partai ini dicoret dari keikutsertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
PKK (Partai Kesejahteraan Keluarga)

Semboyan/Jargon:
Bersih, Higienis dan Enak

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok ibu-ibu PKK membentuk Partai Kesejahteraan Keluarga untuk mengikuti Pemilu 2009. Partai ini mengutamakan keluarga sebagai tonggak utama kehidupan bernegara, menggunakan logo alat-alat makan (sendok, garpu dan pisau dapur) sebagai simbol kesejahteraan dalam keluarga. Namun karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia, partai ini dicoret dari keikutsertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
PAP (Partai Anak Punk)

Semboyan/Jargon:
Hidup adalah Punk

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok anak-anak punk mendaftarkan kelompoknya pada KPU. Filosofi yang mereka angkat adalah ‘Hidup adalah Punk’, mensosialisasikan gaya hidup punk dengan segala pernak-perniknya. KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009 karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia.


Nama Partai:
PIN (Partai Perlunya Ingat Nomer PIN)

Semboyan/Jargon:
Ingat nomer PIN-mu?

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang-orang pelupa terutama para nasabah bank yang sering lupa dengan nomer PIN ATM membentuk partai untuk membentuk solidaritas bersama. Ketika diperiksa kelengkapan administrasi dan berkas-berkas yang didaftarkan, KPU mencoret partai ini dari Pemilu 2009 karena lebih pada kumpulan komunitas orang-orang pelupa yang bisa saling mengingatkan, bukan sebagai partai.


Nama Partai:
PARTAI KERANTAUAN

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok anak-anak rantau membentuk partai dengan tujuan agar segala kehidupan mereka dapat terjamin di tanah rantau. Namun karena pembentukan administrasi dan kelengkapan partai yang tidak memadai, ditambah ketidakjelasan visi dan misi partai, KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PPB (Partai Payung Biru)

Semboyan/Jargon:
Sedia payung biru sebelum hujan

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok pengusaha payung dan praktisi ojek payung, membentuk partai ini dengan nama Partai Payung Biru. Namun setelah diteliti lebih lanjut, ternyata tujuan utama partai ini lebih mengarah kepada ekspansi usaha mereka saat Pemilu 2009. Ketika diperiksa, para pengurus partai mengaku bahwa saat pesta demokrasi Indonesia, mencoblos tanda gambar di lapangan butuh payung untuk menahan terik dan panas matahari.


Nama Partai:
PSB (Partai Sangat Bingung)

Semboyan/Jargon:
Membela yang… Mana?

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang-orang yang punya banyak kemauan dan keinginan bermaksud mendirikan partai. Namun karena mereka bingung mau diarahkan ke mana, ditujukan ke mana, semua tak ada yang jelas, akhirnya kesepakatan pembentukan partai ini ada pada nama Partai Sangat Bingung, sesuai dengan karakter anggota-anggotanya. KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009 karena mereka masih bingung dengan bentuk partainya.


Nama Partai:
PPW (Partai Pecinta Wanita)

Semboyan/Jargon:
Tanpa wanita, laki-laki merana…

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Awalnya didirikan oleh para suami yang sangat mencintai istrinya. Namun sejak keanggotaan partai dibuka luas, banyak laki-laki dari beragam jenis, yang belum beristri, yang masih sendiri dan lainnya ikut partai ini. Tak hanya laki-laki, kalangan perempuan, bahkan waria alias banci alias bencong juga ikut. Kericuhan terjadi, konflik internal tak dapat dielakkan. Oleh karena itu KPU mencoret keikutsertaan partai ini di Pemilu 2009 sampai konflik internalnya selesai.


Nama Partai:
PSI (Primata Schmutzer Indonesia)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Kesalahan berkas. Di dalam daftar partai politik peserta pemilu, terdapat dokumen Primata Schmutzer Indonesia. Entah dari mana berkas tersebut yang pasti ini bukan partai dan tidak akan disertakan dalam Pemilu 2009


Nama Partai:
PDU (Partai Dari Urek-urekan)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang dari banyak kalangan membentuk partai untuk ikut Pemilu 2009. Namun karena sulitnya menyatukan persepsi karena datang dari berbagai kalangan, sampai menentukan nama hingga logo, kesepakatan yang tidak pernah bulat dari internal, mereka membentuknya menjadi Partai Dari Urek-urekan, logo yang diambilpun berasal dari coret-coretan. KPU mencoret dari keikutsertaan di Pemilu 2009 karena partai ini secara internal susah menyatukan persepsinya.


Nama Partai:
PKA (Partai Kembali ke Alam)

Semboyan/Jargon:
Pakar Alam

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok pecinta alam dan pedagang tanaman sepakat untuk menyelamatkan alam melalui politik. Dengan dasar ini mereka membentuk Partai Kembali ke Alam untuk memperjuangkan menyelamatkan bumi. Namun saat diperiksa kelengkapan berkas administrasinya, didapati kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia tidak memenuhi syarat, maka KPU mencoretnya dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PMS (Partai Mencari Sasaran)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok penggemar olahraga memanah, menembak dan yang menyukai akurasi bidikan membentuk partai ini dengan dasar membidik haruslah tepat sasaran. Namun karena jumlah kuota pimpinan daerah dan pimpinan daerah yang tidak cukup di seluruh Indonesia, partai ini tidak memenuhi syarat, maka KPU mencoretnya dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PBI (Partai Pecinta Batman Indonesia)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok pecinta Batman yang berseberangan dengan kelompok pecinta Batman yang lain, mendirikan partai yang berbeda dengan maksud yang sama, membawa karakter Batman sebagai pahlawan ke gedung parlemen. Namun apa daya, saat diperiksa kelengkapan berkas administrasinya, didapati kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia tidak memenuhi syarat, maka KPU mencoretnya dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PDKE (Penggemar Donat dan Kue Enak)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Ada yang iseng mengirimkan berkas-berkas pendaftaran partai pada KPU, mengirimkan gambar donat dan menuliskannya sebagai Penggemar Donat dan Kue Enak. KPU langsung membuang berkas tersebut dan takkan memasukkannya dalam daftar peserta Pemilu 2009. Sampai sekarang masih jadi pertanyaan, siapa yang mengirimkan berkas pendaftaran partai dengan gambar donat ini.


Nama Partai:
BINTANGAN (Partai Bintang Lautan)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok ilmuwan biologi kelautan membentuk partai untuk menyuarakan keselamatan biota laut dan lingkungan. Terburu-buru menyiapkan segala berkas administrasi dan membuat logo, akhirnya logo yang dibuat adalah bintang laut yang kurang satu karena bintang laut itu memiliki lima ruas dan bukan empat. Akibat terburu-buru dan banyak kekurangan dalam berkas administrasi, KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PARTAI KOLOR (Partai Komunitas Loyal Rakyat)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Menggunakan celana kolor sebagai simbol loyalitas rakyat sulit diterima dengan akal sehat. Celana kolor, apapun bentuknya adalah bentuk simbol yang menjurus ke arah aktivitas dan kegiatan yang berdekatan dengan pornografi dan pornoaksi, oleh karena itu KPU mencoret Partai Kolor dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
GOLKAN (Partai Golongan Kantoran)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok eksekutif dan karyawan kantoran membentuk partai ini, berlogo brankas sebagai simbol penyimpan data yang pasti ada di setiap kantoran, dikelilingi oleh padi dan kapas sebagai lambang kemakmuran. Namun karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia, KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PPPK (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K))

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok profesi paramedis muslim mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi partai-partai di Pemilu 2009. Setelah diteliti, tidak ada AD/ART dan berkas-berkas administratif yang menunjukkan organisasi ini adalah partai. Logo yang dipakai adalah kotak obat yang diganti warnanya dengan nuansa hijau kuning dan hitam. Keputusan KPU mencoret dari kepesertaan Pemilu 2009 karena organisasi ini lebih pada sekelompok profesi paramedis, bukan sebagai partai.


Nama Partai:
PDT (Partai Damai dan Tentram)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang pecinta damai mendirikan partai ini dengan tujuan agar Indonesia selalu damai dan tentram. Namun karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia, KPU mencoret partai ini dari keikutsertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
PNBCI (Partai Nasional Benteng Catur Indonesia)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang penggemar catur mendirikan partai ini. Kesukaan mereka pada catur menganggap bahwa berpolitik itu sama dengan memainkan bidak-bidak catur di atas papan permainan. Namun karena ketidaklengkapan berkas administrasi kepengurusan saat didaftarkan, KPU mencoret partai ini dari kepesertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
PDB (Partai Datang Bulan)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok perempuan yang datang bulannya tidak teratur, membentuk partai ini dengan harapan setelah berkelompok dan membentuk partai, menstruasi mereka bisa lancar dan teratur. KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009 karena visi dan misi yang tidak jelas, hanya mengutamakan perempuan yang datang bulannya tidak teratur.


Nama Partai:
PBIP (Partai Batman Itu Pahlawan)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok penggemar Batman mendirikan partai ini. Mereka beranggapan bahwa Batman itu pahlawan dan pantas diusung ke pentas politik Indonesia untuk menyebarkan semangat kepahlawanan Batman di gedung parlemen. Namun karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia, KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PBL (Partai Bintang di Langit)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok astronomi membentuk partai ini. Mereka beranggapan bahwa bintang itulah yang menuntun mereka menuju titik terang. Namun karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia, KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
BEROTOT (Partai Berotot)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok binaragawan membentuk partai untuk mempopulerkan olahraga berotot di Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya, partai ini tak mampu merumuskan apa visi dan misi otot dalam kaitannya dengan politik. Oleh karena itu KPU mencoretnya dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PARTAI TERIKAT

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang yang sangat mengikat membentuk partai ini. Sejalan dengan waktu, karena saling mengikat dalam visi dan misi yang berbeda, partai ini mengalami konflik internal, ada yang tetap ingin terikat namun ada yang tak mau terikat. Sampai akhirnya ketika didaftarkan, jumlah kuota pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang tidak cukup karena adanya konflik internal tersebut, KPU mencoretnya dari kepesertaan Pemilu 2009.


Nama Partai:
PKBI (Partai Kekasih Berpacaran Indonesia)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang yang dimabuk asmara membentuk partai untuk menyamakan persepsi tentang cinta dan kasih sayang. Namun ketika diperiksa oleh KPU kelengkapan syarat-syarat menjadi partai ternyata tidak memenuhi kualifikasi dan partai ini dicoret dari kepesertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
PSS (Partai Sup Sedap)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang penggemar sup mendirikan partai ini. Konsepnya sederhana saja, mereka ingin bisa makan sup di mana saja, kapan saja. Membudayakan makan sup dalam kehidupan sehari-hari. Namun karena ketidakjelasan visi dan misi partai, hanya terbatas bagi kalangan penggemar sup, partai ini dicoret dari keikutsertaannya di Pemilu 2009.


Nama Partai:
PKNN (Partai Kepala Nyut-Nyutan)

Semboyan/Jargon:
-

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang dari berbagai kalangan bersepakat membentuk partai. Hanya saja sewaktu menetapkan nama partai, kesepakatan sulit dicapai hingga kepala mereka menjadi pusing. Sampai akhirnya nama yang disepakati adalah Partai Kepala Nyut-Nyutan, sesuai dengan kepusingan mencari nama yang sesuai, yang didapat adalah itu. KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009 karena ketidaklengkapan administrasi dan berkas-berkas. Pusing katanya.


PARTAI EUREKANama Partai:
PARTAI EUREKA

Semboyan/Jargon:
Eureka!

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok ilmuwan pengagum Archimedes (287-212 SM) membentuk partai ini. Berlogo segi delapan dengan arti delapan penjuru angin sebagai bentuk keilmuan yang luas. Namun karena karena tidak memenuhi kuota jumlah pimpinan daerah dan pimpinan cabang yang cukup di seluruh Indonesia, KPU mencoret partai ini dari kepesertaan Pemilu 2009.


PARTAI NYURUHNama Partai:
PARTAI NYURUH

Semboyan/Jargon:
Laksanakan segera!

Profil singkat dan sebab tidak lolos Pemilu 2009
Sekelompok orang yang disebut majikan, merasa tak puas dengan pekerjaan bawahannya, membentuk partai dengan nama Partai Nyuruh. Didasarkan pada satu solidaritas bersama menyatukan kekuatan untuk menyuruh bawahannya, apalagi yang tergolong bandel, mbeling dan ndablek. Ketika didaftarkan, KPU langsung mencoret partai ini karena baru berbentuk partai saja bisanya hanya main perintah, menyuruh-nyuruh, bagaimana bila menjadi wakil rakyat?

Sumber: luqmanhakim.multiply.com

READ MORE - PROFIL PARTAI YANG TAK LOLOS SELEKSI PEMILU
READ MORE - PROFIL PARTAI YANG TAK LOLOS SELEKSI PEMILU
READ MORE - PROFIL PARTAI YANG TAK LOLOS SELEKSI PEMILU

Sabtu, 07 Maret 2009

Caleg Republik Infotainment

TANPA harus berjuang dan peras keringat, sebagian besar artis yang menjadi calon legislatif (caleg) mendapat perlakuan khusus dari partai politik (parpol) besar. Mereka ditempatkan di urutan paling atas. Daftar caleg yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuktikan itu.

Dari 38 partai politik peserta pemilu, artis tersebut di antaranya menjadi caleg PDI-Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Damai Sejahtera, PAN, PPP, PIB, Partai Buruh, Gerindra dan Hanura. Lebih dari 50 orang artis menjadi caleg DPR RI.

Soal artis terjun ke kancah politik memang bukan hal baru. Almarhum Sophan Sophiaan telah merintis dan membuktikan kapasitasnya sebagai politisi yang berintegritas tinggi. Namun, citra positif itu diragukan bisa bertahan lantaran munculnya fenomena artis beramai-ramai mencalonkan diri sebagai wakil rakyat.

“Saya heran dengan rekan-rekan artis tersebut, apakah mereka mampu menjadi wakil rakyat. Apa mereka tak bercermin dulu. Selama ini apa yang mereka lakukan buat masyarakat. Merasa bisa, tapi belum tentu mampu. Apa mereka mau bikin Republik Infotainment?” cetus aktor Soultan Saladin.


PDIP

Rieke Dyah Pitaloka
Dedi Gumelar [Miing Bagito]
Edo Kondolongit
Sonny Tulung

Jelly Yusuf Tobing


HANURA

Anwar Fuadi
Gusti Randa
Elsa Syarif [pengacara]
Ruhut Sitompul

PDS

Tamara Geraldine [Presenter]
Thessa Kaunang [Presenter]
Ricky Jo [Presenter]
Ronny Pangemanan [Komentator]

DEMOKRAT

Vena Melinda
Tere Beta
Angelina Sondakh
Adjie Massaid
Virnie Ismail
Macica Mochtar
Komar [pelawak]

Misye Arsita

PKB

Sandy Nayoan
Tengku Firmansyah

PARTAI BURUH

Pingkan Mambo

GERINDRA

Jamal Mirdad
Rachel Maryam
Anna Tairas

PIB

Denny Malik

REPUBLIKAN

Ray Sahetapy
Hendra Cipta

DPD DKI JAKARTA

Vivi Effendi

GOLKAR

Tantowi Yahya
Nurul Arifin
Jeremy Thomas
Puput Novel

PPP

Emilia Contessa
Marisa Haque
Okky Asokawati
Ratih Sanggarwati
Ferry Irawan
Evi Tamala
Mieke Wijaya
Kristina
Eric Scada
Soultan Saladin
Zainudin MZ, KH
Denada

PAN

Wulan Guritno
Ikang Fauzi
Mandra
Derry Drajad
Marini Zumarnis
Eko Patrio
Eka Sapta
Lucky Artadipraja
Intan Sevilla
Poppy Maretha
Irene Librawati
Adrian Maulana
Raslina Rasidin
Tito Soemarsono
Maylaffayza
Mara Karma
Cahyono
Krisna Mukti
Henidar Amroe
Nicky Astria

PNBK

Slamet Rahardjo Djarot

PARTAI PATRIOT

Hj Fitria Elvi Sukaesih
Rico Tampaty

PKP

Adi Surya Abdi [Sutradara]

READ MORE - Caleg Republik Infotainment
READ MORE - Caleg Republik Infotainment
READ MORE - Caleg Republik Infotainment

Rabu, 04 Februari 2009

PARTAI-PARTAI PESERTA PEMILU 2009

1. PARTAI HATI NURANI RAKYAT

Kantor DPP
Alamat : Jl. Diponegoro No. 1 Menteng,
Jakarta Pusat 10310.
Telp : 021-31935334
Fax : 021-3922054

2. PARTAI KARYA PEDULI BANGSA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Cimandiri No. 30 Cikini Menteng
Jakarta Pusat 10330
Telp : 021-31927421
Fax : 021-31937417

3. PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Imam Bonjol No. 44 Menteng,
Jakarta Pusat. 10310
Telp : 021- 3916716,3916680
Fax : 021- 3915745

4. PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL

Kantor DPP
Alamat : Jl. Pahlawan Revolusi No.148
Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Telp : 021-86600284,86613922
Fax : 021-86600230

5. PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Brawijaya IX No. 1 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12160
Telp : 021-72795478
Fax : 021-7395154

6. PARTAI BARISAN NASIONAL

Kantor DPP
Alamat : Jl. Gunawarman No. 32 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12810
Telp : 021-7269588, 7269635, 72669588
Fax : 021-7243081

7. PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA



Kantor DPP
Alamat : Jl. Cilandak Raya KKO No. 32
Pasar Minggu
Jakarta Selatan
Telp : 021- 7807653/021-7807656
Fax : 021- 7807655/021-7807657

8. PARTAI KEADILAN SEJAHTERA


Kantor DPP
Alamat : Jl. Mampang Prapatan Raya No.98 D, E, F
Jakarta 12720
Telp : 021-7995425
Fax : 021-7995433

9. PARTAI AMANAT NASIONAL

Kantor DPP
Alamat : Rumah PAN Jl. Warung Buncit Raya No.17
Jakarta Selatan
Telp : 021-7975588
Fax : 021-7975632

10. PARTAI PERJUANGAN INDONESIA BARU

Kantor DPP
Alamat :Jl Tengku Cik Ditiro No. 31, Menteng,
Jakarta Pusat 10310
Telp : 021- 3107058, 31902326

11. PARTAI KEDAULATAN

Kantor DPP
Alamat :Jl Letjen Suprapto No.86
Jakarta Pusat
Telp : 021- 4211819, 4224884
Fax : 021-4226226

12. PARTAI PERSATUAN DAERAH


Kantor DPP
Alamat :Jl. Prof. Dr. Satrio No. 18C
Kuningan Jakarta Selatan
Telp : 021-5273250

13. PARTAI KEBANGKITAN BANGSA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Sukabumi No.23 Menteng
Jakarta Pusat
Telp : 021- 3155138
Fax : 021- 3155138

14. PARTAI PEMUDA INDONESIA

Kantor DPP
Alamat : Graha Pemuda Mas Blok AB No.3
Jakarta 13220
Telp : 021-47882581, 4789157
Fax : 021-47882582

15. PARTAI NASIONAL INDONESIA MARHAENISME

Kantor DPP
Alamat : Jl. Gudang Peluru Raya B1 No.7B
Kebon Baru Tebet Jakarta Selatan
Telp : 021- 83795157
Fax : 021- 83795157

16. PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN


Kantor DPP
Alamat : Jl. Sisingamaraja No. 21, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12120
Telp : 021-7264705, 7253151, 7208868
Fax : 021-7208374, 7262867

17. PARTAI KARYA PERJUANGAN

Kantor DPP
Alamat : Jl. Buncit Raya 9B
Jakarta Selatan
Telp : 021-98581945, 71116000
Fax : 021-7993064

18. PARTAI MATAHARI BANGSA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Bukit Duri Tanjakan Kav.7
Tebet Jakarta Selatan 12840
Telp/Fax : 021-83785159, 68860381
Fax : 021-83785159

19. PARTAI PENEGAK DEMOKRASI INDONESIA


Kantor DPP
Alamat : Jl. Amil No. 26 E RT02/05 Kalibata Pulo

Telp : 021- 7992758

20. PARTAI DEMOKRASI KEBANGSAAN

Kantor DPP
Alamat : Jl. Pejaten Barat No.30
Jakarta 12510
Telp/Fax : 021-7804654

21. PARTAI REPUBLIK NUSANTARA (RepublikaN)

Kantor DPP
Alamat : Jl. Perintis Kemerdekaan Komp. Perkantoran
Pulomas Blok VI No.1 Jakarta Timur
Telp/Fax : 021-
Fax : 021-

22. PARTAI PELOPOR

Kantor DPP
Alamat : Jl. Pegangsaan Timur 17
Cikini, Jakarta Pusat
Telp/Fax : 021- 31903634
Fax : 021- 31903634

23. PARTAI GOLONGAN KARYA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Anggrek Nelly Murni XI A
Slipi, Jakarta Barat
Telp/Fax : 021-5302222
Fax : 021-5303380

24. PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

Kantor DPP
Alamat : Jl. Diponegoro No.60
Jakarta 10310
Telp/Fax : 021-31936338, 31926164
Fax : 021-3142558

25. PARTAI DAMAI SEJAHTERA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Tirtayasa Raya No. 20 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan, 12160
Telp/Fax : 021- 7220725
Fax : 021- 7250953

26. PARTAI NASIONAL BENTENG KERAKYATAN INDONESIA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Penjernihan I No.50
Jakarta 10210
Telp : 021-5739550/51
Fax : 021-5739519

27. PARTAI BULAN BINTANG

Kantor DPP
Alamat : Jl. Raya Pasar Minggu KM 18 No.1
Jakarta Selatan
Telp : 021- 79180734,7992375
Fax : 021- 79180765

28. PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN

Kantor DPP
Alamat : Jl. Lenteng Agung No.99
Jakarta Selatan
Telp : 021- 7806028
Fax : 021- 7814472

29. PARTAI BINTANG REFORMASI

Kantor DPP
Alamat : Jl. KH. Abdullah Syafei No. 2
Tebet, Jakarta Selatan
Telp : 021-8311715

30. PARTAI PATRIOT

Kantor DPP
Alamat : Jl.Manggis No.12 A Ciganjur
Jakarta Selatan 12630
Telp : 021- 7261522,72795566

31. PARTAI DEMOKRAT

Kantor DPP
Alamat : Jl. Pemuda No.712
Jakarta Timur
Telp : 021-4755146
Fax : 021-4757975

32. PARTAI KASIH DEMOKRASI INDONESIA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Panglima Polim I No. 32 RT.004/04
Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12610
Telp : 021- 7230731
Fax : 021- 7250680

33. PARTAI INDONESIA SEJAHTERA



Kantor DPP
Alamat : Jl. Slamet Riyadi No.19 Matraman
Jakarta Timur
Telp : 021-8513890,8512690

34. PARTAI KEBANGKITAN NASIONAL ULAMA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Kramat VI No.8
Jakarta Pusat 10430
Telp : 021-31923717
Fax : 021-3905686

41. PARTAI MERDEKA



Kantor DPP
Alamat : Jl. Mampang Prapatan XII No.6
Jakarta Selatan 12790
Telp : 021- 7991439

42. PARTAI PERSATUAN NAHDLATUL UMMAH INDONESIA

Kantor DPP
Alamat : Jl. KH. Abdullah Syafi'i No.5 RT04/06 Kel. Bukit Duri
Kecamatan Tebet Jakarta Selatan
Telp : 021- 70006444

43. PARTAI SARIKAT INDONESIA

Kantor DPP
Alamat : Jl. Kemang Utara No. 6
Jakarta Selatan
Telp : 021- 4199110

44. PARTAI BURUH

Kantor DPP
Alamat : Jl. Tanah Tinggi II No. 44 B
Jakarta Pusat
Telp : 021- 42802561/42802620/3
Fax : 021- 42802576
READ MORE - PARTAI-PARTAI PESERTA PEMILU 2009
READ MORE - PARTAI-PARTAI PESERTA PEMILU 2009
READ MORE - PARTAI-PARTAI PESERTA PEMILU 2009

Jaringan dobeldobel.com